Maharani GNP

For me, getting my business website made was a lot of tech wizardry things. Thankfully i get an ad on Facebook ragarding commence website. I get connected with BBB team. They made my stunning website live in just 3 days. With the increase demand of online customers. I had to take my business online. BBB Team guided me at each step and enabled me to centralise my work and have control on all aspect of my online business.

Maharani GNP
Memposting • 2021-05-06 12:24:01 Kategori : Category tes
Maharani Sehat!

Saya Maharani, seorang wanita dengan tubuh yang tergolong fat body dan memiliki prinsip “nggak papa gendut yang penting sehat”. Cukup lama saya bertahan dengan prinsip hidup yang belum lama ini saya tahu ternyata saya salah-kaprah dalam memaknai kalimat tersebut. Hal ini bermula sejak saya duduk di bangku SMA dimana saya menyadari bahwa siklus menstruasi yang saya alami tergolong tidak lancar. Jika biasanya seorang wanita di usia produktif memiliki siklus menstruasi berkisar antara 28 sampai dengan 30 hari, saya bisa mengalami menstruasi dengan jangka waktu 3 sampai 4 bulan sekali. Hingga akhirnya saya berani bercerita kepada ibu saya mengenai hal tersebut dan beruntungnya ibu saya cepat tanggap membawa saya ke dokter untuk mengetahui dengan pasti tentang kondisi saya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menceritakan kepada saya tentang PCOS atau Polycystic Ovarium Syndrom, yaitu penyakit ketika ovum atau sel telur pada perempuan tidak berkembang secara normal karena ketidakseimbangan hormon. Dokter memang tidak mendiagnosis secara pasti bahwa saya mengalami PCOS. Namun dilihat dari beberapa ciri-cirinya, kondisi saya mengarah pada penyakit tersebut, dimana saya mengalami berat badan berlebih, memiliki keturunan diabetes dan hipertensi, tumbuhnya rambut secara berlebih di beberapa bagian tubuh, dan yang pasti siklus menstruasi yang tidak teratur. Selain itu, yang saya akhirnya pahami bahwa dengan tubuh yang tergolong obesitas ternyata saya memiliki resiko untuk menurunkan beberapa penyakit seperti hipertensi, jantung, diabetes dari ibu dan juga nenek saya. Salah satu cara yang disarankan dokter untuk proses penyembuhannya yaitu dengan saya menjaga berat badan saya agar tidak berlebihan dan juga mengatur pola hidup sehat.

Sebelum saya mengetahui tentang PCOS, sebenarnya saya sudah berniat untuk menjaga berat badan. Setelah kunjungan dari dokter, niat dan motivasi saya untuk menjalani pola hidup sehat dan menurunkan berat badan lebih tinggi lagi. Namun, rasa malas dan kurang konsisten menjadi salah satu tantangan yang saya rasakan selama ini. Berbagai metode diet pernah saya baca dan saya pelajari, salah satunya metode diet milik Deddy Corbuzier atau yang lebih dikenal dengan OCD, Obsessive Corbuzier’s Diet. OCD menjadi satu-satunya diet yang pernah saya lakukan paling lama setelah sebelumnya saya pernah mengikuti beberapa metode diet lain seperti diet mayo dimana saya selama 14 hari harus mengikuti meal plan yang sudah ditetapkan, makan makanan yang rasanya hambar, bahkan terkadang sangat tidak cocok dengan lidah saya. Berbeda dengan diet lain, OCD menerapkan sistem intermittent fasting, atau dengan metode berpuasa. Meskipun berbeda dengan puasa yang sudah biasa saya jalani sebagai orang muslim, saya merasa pola diet ini paling bisa saya terima dimana saya tetap bisa makan apa yang saya inginkan sesuai waktu yang juga bisa saya tentukan sendiri. Namun, seperti yang saya katakan di awal, dimana rasa malas dan niat yang saya jalankan hanya berlangsung secara singkat membuat saya menyudahi kegiatan baru saya tersebut. Pola diet ini saya lakukan hanya dalam waktu 3 bulan, dan setelah itu saya kembali lagi ke pola hidup saya sebelumnya yang jauh dari kata sehat.

Tepat satu bulan lalu, saya mulai bekerja dan bergabung dengan Yayasan Guru Belajar. Di sini saya menemukan keluarga baru, banyak pelajaran baru, dan salah satunya kebiasaan baru untuk rutin berolahraga minimal 1 jam dalam satu minggu. Bergabung dengan Yayasan Guru Belajar selain melatih keterampilan bekerja, ternyata di sini saya juga bisa mewujudkan cita-cita saya untuk menerapkan pola hidup sehat di kehidupan sehari-hari. Melalui Liga YGB, saya memulai aksi saya untuk berolahraga minimal 1 jam dalam satu minggu, entah itu bersepeda atau hanya sekedar jalan kaki. Saya berharap, kegiatan ini bisa menjadi awal untuk saya menerapkan pola hidup sehat dan meninggalkan kebiasaan lama saya yang malas berolahraga atau hanya sekedar bergerak ringan.

Memulai suatu kebiasaan baru memang tidak mudah. Butuh waktu, niat, dan juga konsisten untuk bisa melakukan perubahan yang berarti dalam hidup. Salah satunya yang saya alami saat ini, menerapkan pola hidup sehat ternyata cukup susah untuk saya pertahankan. 3 bulan menjadi waktu paling lama yang pernah saya jalani dalam menerapkan pola hidup lebih sehat dibanding pola hidup saya yang bisa dibilang “kotor” ini. Suatu kegiatan bisa kita jadikan kebiasaan ketika kita bisa menyatukan antara niat, usaha, dan juga konsisten. Mencintai diri sendiri bukan berarti memanjakan diri dengan menuruti semua keinginan tanpa peduli pada kesehatan. Selalu ingat bahwa tidak ada hal yang tidak mungkin, semua bergantung pada niat dan usaha kita sendiri untuk melakukan perubahan di kehidupan kita masing-masing.

Topik :

2 Orang menyukai cerita ini
 
Leave a Comment:
Ari Wibowo

Cerita yag inspiratif Mba Gita.

Maharani GNP

Yeay! Terimakasih :)

Maharani GNP

Yeay! Terimakasih :)

Maman Basyaiban

Mantap git

Mahrezza Fadhilla

Keren motivasinya!

Maman Basyaiban

Keren ceritanya git

Maman Basyaiban

Asyik tulisannya

Maman Basyaiban

Bener juga git, kita harus jaga kesehatan

Ari Wibowo

Ditunggu cerita berikutnya Mba Gita

Ari Wibowo

Ditunggu cerita berikutnya Mba Gita

Abdulaziz Hafidhurrahman

Terima kasih, sangat menginspirasi :)